Selasa, 18 Oktober 2011

Tentang rasa itu..

Ya, itu cinta.
Mungkin terlalu berlebihan jika kusebut kata itu padanya.

Awalnya dari mata ini yang menangkap sosok itu.
Dan entah mengapa, menjadi suatu kebiasaan untuk mencari dirinya.
Aku tidak mengenalnya. Nama pun tidak.
Dunia yang sempit ini terasa begitu luas dengan ketidaktahuan ini.
Rasa penasaran yang terus membesar membuat diri menjadi berani. Aku pun mencari, tentang dia.

Ya, dia. Dia yang tidak berani ku sebutkan namanya, aku telah mengenalnya.
Keberuntunganlah yang mempertemukan kami.
Suatu kesempatan yang jarang kutemui.
Dia tahu. Aku tahu. Dan perasaan itu pun semakin menyelusup ke dalam..

Kesempatan yang kudapat bagaikan bintang yang jatuh dari langit.
Tidak mungkin ku sia-siakan begitu saja.
Namun aku adalah seorang pengecut. Tak punya nyali jika bertemu, namun mencari di saat ia tak ada.
Ku buang banyak kesempatan untuk mengenal dirinya, untuk memperkenalkan diriku padanya jua..

Dia, yang telah membuka celah, mencoba untuk berani.
Tapi kami sama. Kami manusia.
Tak perduli Adam atau Hawa, kami saling menjaga kerapuhan hati.
Dan pada akhirnya, dari sekian banyak bintang jatuh yang menghiasi langit, tak tertangkap satu pun kilauan itu.

Mungkin salahku. Salah hatiku yang terlalu takut dan malu.

Tapi salahkah jika aku menunggu ia menangkap bintang itu terlebih dahulu?
Egokah diri ini menginginkan dia merasakan hal yang sama padaku?

Pintu yang terbuka perlahan menutup. Mungkin hanya perkiraanku.
Tapi tak kulihat lagi sinar itu diwajahnya..
Tak terlihat lagi seulas senyum tipis, yang selama ini terbayang di pikirku..

Dan kini semua kembali ke awal. Mungkin hanya perasaanku saja.

Terlalu banyak kenangan dalam sempitnya waktu yang kami lalui.
Terlalu banyak harapan yang kusimpan dalam hati ini..

Dari semuanya, terdapat satu memori yang meninggalkan kesungguhan di hati..
Suatu janji tentang langit biru, kebebasan, angin, dan kedamaian.

Penyesalan itu di akhir.
Namun aku bersyukur mengenalnya. Bersyukur akan kenangan yang kami miliki.

Kini, di antara waktu yang terus berjalan..
Aku berdoa untuk dia, untuk kebahagiaannya.


sincerely, ade.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar