Hidup itu berbanding sama dengan masalah. Semakin lo hidup, semakin banyak pula masalah lo.
Dan terkadang, kita sebagai manusia yang punya ego masing-masing, menggangap sesuatu yang bukan masalah menjadi masalah. Sadar ga sadar, kita sering banget mempermasalahkan sesuatu yang sepele dan membawa masalah kita menjadi masalah publik.
" Masalah gw ya masalah lo juga"
" Gw punya masalah sama dia. Dulu. Dan gw ga suka juga sama (sikap & sifat) dia. Jadi kalo ada dia gw ga mau dateng."
Familiar dengan kata-kata diatas? Bagi gw, kata-kata diatas itu cermin dari ego manusia, betapa egoisnya dia sampai-sampai orang yang ga ada hubungannya sama sekali dengan masalah itu kena dampaknya.
Gw sendiri, yang melabeli diri sebagai orang yang bebas, menolak keras untuk menjadi dan berbuat seperti itu.
Jadi gw heran, ditahun sekarang yang uda milenium banget, kenapa masih ada aja orang yang se-egonya itu? Bahkan terkadang oarang-orang tersebut berada di usia 17 keatas, yang artinya:
Mungkin itu kenapa dewasa ga bisa dilihat dari umur seseorang. Karena belom tentu orang yang punya usia lebih tua, bisa lebih dewasa dari seorang anak umur 7 tahun.Hei! lo uda bisa berfikir kali, gunain otak lo semaksimal mungkin! Uda bisa bedain mana yang baik dan mana yang buruk. Udah bisa melihat sesuatu dari berbagai sisi. Jangan pentingin ego lo aja, pikirin juga orang lain.
Kesimpulan yang bisa gw tarik adalah orang egois itu belum dewasa. Belum bisa berfikir, atau mungkin ga menyadari kalo dirinya itu egois sampai-sampai dia mikir kalo dirinya aja yang terluka.
pikirkan tentang orang lain juga, kawan. jangan dirimu saja :)
sincerely, ade.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar