Senin, 09 Januari 2012

Di antara Persimpangan.


Aku berada di persimpangan hati, dimana hasrat dan keinginan bertemu. Antara masa lalu dan masa depan, antara yang telah ku ketahui dan yang belum kuketahui. Manakah jalan yang harus ku pilih?

Waktu yang tak mungkin terulang, namun ketika ia menampakkan kenangan masa itu, seakan memberikan harapan bahwa ia bisa menjadi lebih baik dari yang telah terjadi. Sedangkan aku di masa sekarang, berusaha memacu langkah kaki menghadapi terpaan badai keraguan, dan meraih kebahagian yang ku sendiri tak tahu ada dimana. Ya, aku masih mencari.

Mereka berbeda. Bagaikan berasal dari planet asing saja.

Di satu sisi, ia adalah mimpi terpendamku. Impian masa muda yang menyimpan hasrat seorang anak gadis serta gejolak percintaan yang terlalu liar untuk kutanggung. Namun hati ini tak dapat menolak untuk menikmati rasa itu walau hanya sesaat..

Lain sisi, dia merupakan jalan yang saat ini ku pijak. Aku masih belum mengenalnya, namun ... entahlah. Lurusnya arus sungai yang kami lalui membuatku tergiur untuk memikirkan bahwa mungkin inilah jalan yang lebih baik. 

Aku di persimpangan jalan, sebuah takdir ciptaan Yang Maha Kuasa, suatu skenario dalam kehidupanku. Ya, ini jalanku. Bisa jadi aku salah memilih, namun terkadang aku tepat menebaknya.

Dan kali ini, haruskah ku berbalik dan menjalaninya sekali lagi? mungkinkah akan tersakiti atau justru sebaliknya?

Atau ku jalan saja terus, menghiraukan hasrat dan membiarkan diri ini tersiksa dalam balutan duri penyesalan karena tak mencoba? Tapi, bukankah akan ada angin segar dan air jernih di depan sana yang dapat menyembuhkan luka ini?

Aku masih belum memutuskan.

Biarlah waktu yang memaksaku untuk melangkah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar